Informasi di Internet Tak Terhingga, Sophie Tobelly: Jangan Langsung Percaya, Selalu Periksa Fakta

Laporan jurnalis Tribunnews.com Willem Jonata

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sophie Tobelly, seorang pembuat konten digital, mengatakan informasi yang beredar di Internet jumlahnya tidak terbatas.

Oleh karena itu, menurutnya, penting bagi pengguna internet untuk memilah informasi yang baik dan membuang yang buruk.

“Jangan percaya dan harus selalu cek fakta sederhananya,” kata Sophie Tobelly pada tahun 2024. Dalam webinar Peningkatan Potensi Digital pada Selasa (26/03/2024).

Sophie juga menjelaskan pentingnya etika digital bagi pengguna internet.

Mengingat Indonesia memiliki budaya yang berbeda dari Sabang hingga Merauke, maka diperlukan standar etika baru untuk lancar berkomunikasi dan bekerja sama dengan banyak orang, yaitu etika digital, lanjutnya.

Ia menambahkan, ada empat bidang etika yang perlu diperhatikan: kesadaran, tanggung jawab, integritas, dan kebajikan.

“Jutaan pengguna media sosial di Indonesia perlu didorong untuk membiasakan diri dengan konten negatif, meningkatkan produksi konten positif dan selalu mengecek fakta-fakta sederhana agar internet lebih bermanfaat bagi dunia,” ujarnya.

Makin Cakap Digital merupakan workshop literasi digital online yang telah berjalan selama tiga tahun terakhir.

Program ini sukses karena wilayah Papua Barat naik ke peringkat keempat setelah Kota Yogyakarta, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur dengan indeks 3,62, seperti yang ditunjukkan data survey.literasidigital.id.

Episode 6 Makin Cakap Digital 2024 pada Selasa (26/03/2024) Segmen Pendidikan Maluku-Papua di Kabupaten Sorongo, Papua Barat mengangkat tema ‘Cek Fakta Sederhana’.

Pesertanya berasal dari beberapa sekolah di Sorong. Bersama-sama mereka mengadakan inspeksi di aula sekolah. Sekolah-sekolah tersebut adalah MTS Kota Sorong, SMP N 4 Kota Sorong, SMP N 1 Kota Sorong, SMAN 1 Manokwari dan SMA Ampera Kota Sorong.

Webinar ini diadakan untuk menyoroti fenomena masyarakat Indonesia saat ini yang menggunakan media sosial untuk mencari dan menyebarkan informasi secara terbuka.

Ada banyak hal positif yang dapat dipelajari dari era digital, termasuk kemampuan untuk memanfaatkannya untuk menumbuhkan minat dan bakat generasi muda sehingga mereka dapat membangun portofolio yang lebih tahan terhadap masa depan dan bahkan menghasilkan pendapatan yang baik.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi membuka webinar tersebut, menyampaikan maksud dari webinar Makin Cakap Digital 2024 Episode 6.

“Jumlah pengguna internet di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya. “Dan pada tahun ini terbukti Indonesia mendapat nilai 3,59 dari 5 tingkat literasi digital, dengan kata lain memasuki tahap Intermediate.

“Ini meningkat dari indeks tahun lalu sebesar 3,54. Makin Cakap Digital 2024 diharapkan bisa ditingkatkan agar lebih baik lagi,” jelasnya.

Sementara itu, CEO Aptics Samuel Abrijani Pangerapan mengatakan webinar Makin Cakap Digital pada tahun 2024 diharapkan dapat mendukung transformasi digital Indonesia dengan memberikan pelatihan empat pilar keterampilan literasi digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *