Megawati Tawarkan Pancasila Jadi Ide Tanamkan Nilai Toleransi untuk Anak-anak di Dunia

Tribunnews.com, Jakarta. Dia adalah presiden kelima Republik Indonesia dan ketua Megawati Soekarnoputri, megawati pertarungan Demokrat di Indonesia dan mengundang dunia untuk mengulangi hak dan kewajiban anak -anak di masa depan.

Tentu saja, memastikan bahwa setiap anak sehat, berpendidikan dan tanpa rasa takut.

Pada hari Senin (3 Desember 2012) waktu setempat melaporkan Megawati melalui pidato di KTT Pemimpin Dunia Vatikan tentang hak -hak anak. Acara ini dihadiri oleh Paus Francis, seorang pemimpin Katolik di seluruh dunia.

“Kita harus menciptakan rasa saling percaya, bekerja sama untuk menggunakan hak -hak kita, dan menciptakan dunia di mana semua anak bisa sehat, berpendidikan, dan tidak takut,” kata Megawati.

Megawati juga memberi para pemimpin global gagasan untuk mengeksplorasi perubahan iklim dan digitalisasi, memberi Pankasila sebagai gagasan bagaimana memasukkan nilai toleransi dan kerja sama timbal balik di seluruh dunia.

Megawati berpendapat bahwa perubahan iklim adalah ancaman bagi kelangsungan hidup umat manusia dan planet ini. 

“Saya pernah berbicara dengan ayah suci saya tentang pemanasan global saat ini karena dia juga mengatakan ketakutannya akan pemanasan global,” tambah Megawati.

Ketua Komite Brinstering juga mengatakan bahwa orang Indonesia percaya bahwa pengenalan nilai Puskilas sangat penting dalam pembentukan karakter dan identitas negara itu. Ini juga dapat diresapi oleh anak -anak di seluruh dunia.

“Mereka akan menjadi pemimpin masa depan, menjelajahi dunia yang kompleks dan beragam, dengan cepat mempertahankan nilai -nilai manusia, kesetaraan dan keadilan,” jelasnya.

Megawati juga mengutip pernyataan oleh presiden pertama Republik Indonesia dan ayahnya Iri Soukarno atau Ban Karno. 

“Bankarno menyarankan orang Indonesia muda: jika Anda jatuh, Anda akan mendapatkan di antara bintang -bintang di langit.” Dia juga menjelaskan, “Beri aku sepuluh pemuda, lalu aku akan mengubah dunia,” Megawati menjelaskan. Megawati Italia adalah presiden kelima Republik Indonesia, ketua PDI Perjihan DPP (PDIP) dari Megawati Soekarnoputri, dan putrinya putri Rizki dari Ketua Indonesia Puan Mahararani. Waktu malam di Roma, Italia pada hari Jumat (01-01-2012). Diperkirakan bahwa Megawati berpartisipasi dan berbicara dengan KTT Pemimpin Dunia tentang hak -hak anak yang dihadiri oleh Paus Vatikan Francis. / (Dokumen PDIP DIBUNE) (Dokumen PDIP Dibune)

Megawati juga berharap bahwa komitmen penuh untuk melindungi anak -anak akan menjadi jalan yang akan menghubungkan seluruh negara. Karena anak -anak adalah pemilik masa depan di seluruh planet ini. 

“Semua pemimpin di dunia perlu dijanjikan untuk menjadi bagian dari semua umat manusia yang lebih berkelanjutan, berkelanjutan, adil, damai, dan tanpa diskriminasi,” katanya.

Manfaatkan kesempatan ini untuk menemani putranya, Mohammad Rizki, dan putrinya adalah perpanjangan. Dia juga presiden Parlemen Indonesia. Hubungan Connie Lahakundini Bakley, St. Universitas St. Petersburg.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *