Ketua Gapensi Semarang Martono Diburu KPK, Pegawai Ungkap Terakhir Terlihat di Kantor Seminggu Lalu

TRIBUNNEWS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (CAP) pada Kamis (18/7/2024) menggerebek PT Chimarder 777 di Jalan Sekaran Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah.

Kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (PKC) pun menghantui Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) di Semarang, Martono.

Sebab, ia pernah terlibat korupsi di Pemerintahan Kota (Pemkot) Semarang dan Wali Kota Semarang Hwearita Gunaryanthi Rahayu alias Ita.

Ahmad Samsudin, karyawan PT Chimarder 777 yang diperiksa saat penggeledahan, mengatakan ketiga gedung PT Chimarder 777 tersebut merupakan kontraktor milik PT Martono.

Sedangkan tiga PT yang diperiksa KPK adalah PT Bintang Rama Perdana, PT Chiko Karta Pratama, dan PT Rama Sukses Mandiri.

Tiga PT tersebut dikelola oleh satu PT Chimarder. Ketiga PT ini berada di bawah PT Chimarder 777, kata Ahmad Samsudin kepada TribunJateng.com, Kamis.

Saat penggeledahan, Ahmad Samsudin juga ditanya keberadaan Martono.

Menurut dia, Martono terakhir kali mengunjungi kantor tersebut pada pekan lalu.

“Tadinya saya hanya ditanya apakah Pak Mar ada di sana. Kemudian Panitia Pemberantasan Korupsi langsung buka kasus. Pak Martono datang minggu lalu. Pak Martono tinggal di Patemon,” ujarnya. 

Saat ini, kata Ahmad Samsudin, salah satu proyek yang sedang dikerjakan PT Chimarder Group adalah Proyek Negeri Kota Semarang, RS Wongsonegoro.

“Saat ini RS Wongsonegoro sudah beroperasi. Setelah itu akan dilakukan pembangunan Universitas Terbuka (UT),” jelasnya.

Selain Ahmad Samsudin, ada lima awak kapal PT Chimarder 777 yang diperiksa KPK.

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika mengatakan, penyidik ​​masih mendalami kasus korupsi di Pemerintah Kota Semarang.

Namun Tessa belum mau membeberkan lebih detail mengenai temuan penyidik ​​selama menelusuri banyak lokasi yang digeledah.

Hingga saat ini tim penyidik ​​masih melakukan penyelidikan di Semarang, katanya kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis.

Tessa mengatakan timnya akan memberi tahu publik jika terjadi sesuatu selama penyelidikan.

“Setelah semua penyidikan selesai dan diperoleh keterangan dari penyidik ​​lain, maka akan diberikan kepada teman-teman wartawan,” ujarnya.

Terkait kasus ini, KPK juga menggerebek sejumlah kantor pemerintahan di Gedung Balai Kota Semarang.

Diantaranya Dinas Sosial (Dinsos), Badan Pembangunan Daerah (Bapda) Kota Semarang, Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian (Diskominfo), serta Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang.

Informasinya, empat orang yang terlibat kasus ini dilarang bepergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan.

Empat orang yang ditetapkan KPK, termasuk Martono, menjadi tersangka. Berikut rinciannya: Wali Kota Semarang Hwearita Gunaryanti Rahayu atau akrab disapa Ita; Suami Ita, Alwin Basri yang juga Ketua Komisi DPRD Jawa Tengah; Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kota Semarang, Martono; dan Rahmat U Jangkar, pihak swasta.

Sementara, ada tiga kasus yang sedang diselidiki KPK di Semarang.

Pertama, soal dugaan kasus suap pengadaan barang atau jasa di lingkungan Pemerintah Kota Semarang tahun 2023-2024.

Kedua, di Semarang, terdapat dugaan penipuan terhadap pejabat pemerintah atas pajak daerah dan hibah untuk memungut pajak.

Ketiga, terkait penerimaan dana hibah pada tahun 2023-2024.

Artikel ini sebagian telah tayang di TribunJateng.com dengan judul KPK Menggeledah Kantor PT Chimarder 777, Penyidik ​​Kunjungi 4 Instansi dan 1 Perusahaan Swasta.

(Tribunnews.com/Rifqah/Fahmi Ramadhan) (TribunJateng.com/Rahdyan Trijoko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *