Driver Ojek Online yang Acungkan Senjata Tajam di Gambir Jakarta Pusat Ditangkap, Polisi Sita Golok

Buku Tiehone, Jakarta -Police dengan cepat pindah ke pengemudi online Taxi Motorcycle (31) yang mengirim senjata tajam ke pengendara lain.

Kasus virus terjadi di depan pompa bensin di Sideng, Gambir, Jarta Tengah, Sabtu (25.1.2025).

Kepala Polisi Gambra terus Revi Respiä mengatakan bahwa rasa bersalah saat ini berhasil disampaikan oleh kelompok gabungan.

“Di pagi hari, dikonfirmasi bahwa kelompok gabungan sektor kepolisian Gambirski dibantu oleh Jaya Metropolitan,” kata Zh -rarevi Compol kepada wartawan pada hari Sabtu (1.1.2025).

Kronologi penangkapan dimulai dengan tim Buser Buser Gambir dan dari kelompok kepolisian Jakarta untuk menyusun dugaan demonstrasi penjahat Pangilan di daerah Tsilag.

Kemudian pada hari Sabtu (1.1.2025) pukul 03.00 Kelompok bersama mengantarkan para penjahat di rumah sewaan ke Cieledeg Jali H Dir dan Paninggila.

Polisi memberikan beberapa bukti, termasuk Red Honda memenangkan sepeda motor, jaket Ojol, celana, pakaian dan helm selama acara.

“Lalu senjata tajam mačetti dan sarung,” kata kepala polisi.

Para penjahat saat ini sedang diproses dan dikirim ke Polisi Area Metropolitan Jakarta Helsinki untuk penyelidikan dan penyelidikan lebih lanjut. Virus Jejaring Sosial

Sebelumnya, sopir taksi sepeda motor direkam dengan senjata tajam.

Sopir Ojol seharusnya terlibat dalam perselisihan dengan pengendara sepeda motor lainnya.

Pengendara sepeda motor mengakui bahwa para penjahat hampir meretas.

Korban juga merekam detik -detik pengemudi pembakaran, memegang senjata tajam di tangannya.

Ini terlihat di akun dalam video yang diunggah, pengemudi Ojol mengenakan jaket dan celana hijau.

Sopir Ojol tampaknya meninggalkan DVR.

Saya melihat bahwa perekam itu berteriak pada pengemudi Ojoli karena dia membawa senjata yang tajam.

“*

Sopir Ojoli juga tampaknya terus mundur.

Dia juga terlihat, memegang pisau panjang di tangan kanannya.

Ketika dia akan tiba di sepeda motor, pengontrol terus memprovokasi pengemudi Ojoli.

Sopir Ojoli juga berbalik.

Ketika dia melihat ini, pendaftar juga mengambilnya kembali, karena melihat pengemudi Ojoli sambil tetap memegang senjata yang tajam.

“Tangan kosong jika kamu tertawa,” kata perekam itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *