Jurnalis corunnews.com fahdi fahlevi
Pengadilan, Jakarta – Penasihat Indonesia untuk menangguhkan anggota Komisi Faterolo untuk Asosiasi sehubungan dengan Israel.
Presiden MUI Fatwa, Prof. Kh Asorun Ni’am Shoheh mengatakan langkah ini diambil setelah MUI berakhir di dalam.
Langkah ini merupakan respons terhadap lima populasi Indonesia di Israel.
Dari solusi batin di negara ini, ada keluarga yang dibuat oleh orang -orang yang memiliki hubungan membangun visi dengan Israel.
Ngoya, ni’am, ni’am, yang mengatakan bahwa ni’am adalah, ditulis sebagai anggota Komisi Mui Fetva dan AR.
Jumlahnya menulis: “Karena sikap MUI mengutuk tindakan genosida yang dibuat dengan baik dan mendukung Perang Nasional, Kamis (7/15/2024).
Ai’am mengungkapkan bahwa Presiden Presiden Presiden MUI MUU Fatwa ditanggapi dengan serius, ia mengambil tindakan serius dengan menghentikan dua Komisi Fateroli Fateroli.
“Jawaban untuk pertemuan lapangan dan Komisi akan diserahkan kepada Dewan Direksi MUI harus diikuti secara berurutan.
Dia menemukan, dituntut (mencari) dan bertaruh.
Selain itu, ia juga mengkonfirmasi bahwa keduanya mengkonfirmasi informasi tentang peran mereka dalam Asosiasi Zionisme Israel.
Hasil penelitian telah dikonfirmasi bahwa kedua populasi telah menemukan diri mereka dalam keluarga dengan antusiasme Israel.
Kedua anggota menemukan dan bahwa mereka mengunjungi kedutaan Israel di Singapura tahun lalu.
“Ini cukup untuk menghentikan keduanya dan kami akan mencari informasi lebih lanjut. Kami mematuhi keduanya.”
Langkah selanjutnya melawan kedua pemimpin dalam Komisi Faterolo akan dilakukan dengan mekanisme lembaga di MUI.