Laporan Gabriela Irvine Dharma
Tribunnews.com, Jakarta – Satu minggu sebelum bulan Ramadhan, Grublice Grogol Kembergisan (TPU) Pemakaman, Kota Jakarta Barat mulai dikunjungi oleh para peziarah.
Pengamatan tribunws.com, Senin (24 Februari 2025) anak -anak TPU Grogol pada peziarah 10:00 di WIB dimulai. Dua pejalan kaki, pengemudi mobil dan sepeda motor terlihat mulai dari pantai TPU.
“Di sini (TPU Grogol Kemungis) jika Anda mulai kebanyakan, ya, Anda dapat mengatakan mulai 20 Februari kemarin di TPU Grahuel Kemungol Kemanga di Jugarta Cition.
Bukan hanya, di sepanjang jalan TPU di area peziarah, yang mengarah ke pedagang bunga. Mereka membungkus bunga dalam plastik kecil dengan air merah muda dalam botol plastik yang disegel dengan rapi.
“Buket dengan air mawar, desa -desa naik dan menelepon daun. Karena ahli waris ingin membeli, karena itu adalah paket.
Dengan pengecualian pedagang bunga, TPU juga diisi dengan pedagang makanan, seperti Batagor dan bakso. Peregrines terlihat dengan mencari kuburan keluarganya, dan berdoa solid.
Salah satu peziarah mengatakan bahwa momen momen itu adalah momen yang paling diharapkan. Dia sangat senang bertemu dengan kerabat dan mengunjungi makam keluarga.
“Saya di sini bersama keluarga saya yang disengaja di TPU bukan hari Sabtu dan Minggu, karena ya, itu harus mengunjungi kuburan ibu,” Zaki (56), salah satu peziarah.
Hal yang sama dilakukan oleh peziarah lain, Yuda (54), dengan para pelancong di kuburan orang tua dan saudara kandungnya.
Dia mengatakan, tradisi kunjungan kuburan sebelum bulan cepat menjadi salah satu kebiasaan yang selalu dia lakukan.
“Ya, itu nama tradisi. Tapi saya tidak hanya untuk cepat, jika mereka melewatkan atau jika mereka (orang tua atau saudara kandung) memiliki waktu sehari,” kata Yuda.