Tribunnews.com -pt Telkom Indonesia (Persero) TBK (Telkom) memperbarui komitmennya dalam penerapan prinsip ESG (lingkungan, sosial dan tata kelola) dengan mengakuisisi 2025 estimasi yang dipenuhi ESG yang diselenggarakan oleh CNBC Indonesia itu ditunjukkan.
Penghargaan ini diberikan atas nama BPLH Sumber Daya Alam Lingkungan dan Berkelanjutan, Sigit Refiantor dan diterima langsung dari VP Keberlanjutan Telkom, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri.
Dalam kasus -kasus tertentu, Grup SVP Telkom didukung, dan komunikasi perusahaan Ahmad Reza mengatakan, “Penghargaan Telkom tentu saja mencerminkan perusahaan dan pemangku kepentingan.”
Penghargaan diberikan untuk mengkonsolidasikan praktik bisnis berkelanjutan melalui lini bisnis perusahaan, mendukung agenda pembangunan berkelanjutan, dan dedikasi untuk menciptakan nilai tambahan bagi para pemangku kepentingan. CNBC Indonesia memberikan estimasi berdasarkan target harga yang terjangkau melalui Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG).
Program pembangunan berkelanjutan yang disusun oleh Negara -negara Anggota PBB (PBB) yang mencakup 17 tujuan SDG. Telkom percaya dia telah menyelesaikan 17 sasaran SDG dalam beberapa program. Oleh karena itu, CNBC Indonesia mengevaluasi “A” Telkom dan inisiatif perusahaan ESG.
Selain itu, Telkom menerima perkiraan dari berbagai lembaga. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), peringkat Telkom ESG adalah 28,18, dengan kategori “risiko rata -rata” September 2024.
Angka ini adalah 28,67, di bawah industri telekomunikasi rata -rata, yang merupakan emisi keseluruhan IDX. Semakin rendah skor penilaian risiko IDX ESG, semakin rendah risiko perusahaan dalam domain lingkungan, sosial dan perusahaan. IDX bekerja dengan agen kontinuitas untuk memperkirakan ESG.
Selain itu, pada tahun 2024, Telkom mencetak skor dengan MSCI diperkirakan gelar “baik” “baik”, dan BPKP) sebagai pengawas kelembagaan di bawah presiden Republik Indonesia.
Telkom akan memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan melalui aktivitas berkelanjutan Telkom Indonesia, Gozero. Tindakan aktual Telkom secara positif memengaruhi lingkungan dan komunitas berdasarkan tiga pilar utama.
Dengan pilar lingkungannya, Telkom berupaya mendorong pencapaian target emisi nol 2060-nya melalui efisiensi energi, energi terbarukan, pengurangan emisi, manajemen risiko iklim, dan pengelolaan limbah.
Di Pilar Sosial, Telkom memastikan keragaman, kesetaraan, inklusi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Akhirnya, Telkom, pilar peraturan, memastikan bahwa Anda menerapkan aturan perusahaan yang sangat baik, termasuk kesesuaian hukum dan etika komersial.
“Melalui berbagai program dan tindakan konkret, Telkom siap menjadi perusahaan telekomunikasi digital terkemuka yang secara aktif berkontribusi untuk membantu mencapai Indonesia dan tujuan pembangunan berkelanjutan global,” katanya.