Laporkan reporter tribunnews.com, fauzi alamsyah
Tribunnews.com, Jakarta – Sumbangan kacau untuk Agus Salim, korban air air, menyebar. Penggemar YouTuber terbaru baru -baru ini mengajukan perlindungan terhadap saksi dan Institute of Corvics Protection (LPSK) sebagai sumbangan baru setelah dugaan pelecehan lisan oleh Agus Salima, Alvin Lim, dalam podcast.
Seorang polisi yang sebelumnya dilaporkan sebelumnya (LP) terhadap Alvina Lima di polisi metropolitan Jakarta 8. Desember 2024, tahun atas dugaan kekerasan lisan.
“Hari ini kami datang ke LPSK untuk melanjutkan tindakan yang harus kami ambil. Kami memberi tahu LP baru tentang bagian kriminal kekerasan oral,” kata Novo Ovjetnik, Disan Riantana di Jakarta Timur, Senin (12/16) / 2024).
“Teh baru sebagai korban penting untuk perlindungan hukum, jadi mereka didasarkan pada Komisi Nasional untuk Wanita, hari ini kita di sini,” lanjutnya.
Melalui tradisi ke LPSK, teh baru akan dilindungi sebagai korban Alvin Lima.
“LPSK menjamin dua hal, pertama, perlindungan hukum, kedua, perlindungan alami, inilah yang kami tempuh,” katanya dengan luar biasa.
Oleh karena itu, LPSK meminta untuk tidak diizinkan untuk menunjukkan kepada publik setelah kasus ini viral dan statusnya sebagai korban.
“Yang pertama terutama untuk kasus ini, Teteh tidak boleh muncul di depan umum. Karena dia sudah menjadi korban, jadi dia tidak boleh muncul di depan umum,” kata Night.
Selain LPSK, pemuda itu mengunjungi rumah Wanite untuk memprotes prosedur Alvin Lim.
Informasi, kata Alvin Lim, mengikuti Novoanthi setelah memeriksa sumber pendapatannya dalam mendanai perawatan masyarakat OddJ.
Ini ditemukan di TV Television Quotient.
Di Podcast, Alvin menanyakan karya yang benar dari Pratiwo Novoanthi sehingga ia dapat memiliki banyak uang, mengutip profesi pekerja seks komersial (CSR) dan pengedar narkoba.
“Ikuti Novoanthi apa yang dia lakukan?