4 Kunci Diet Nyaman Anti Stres Eating Menurut Ahli Gizi

Reporter Reporter Tribunu.com, Rina Ayam

Tribunu.com, Jakarta – Diet Dr. Muliana Daya, MGG, SPGK, Makanan adalah gaya hidup dan jangka panjang, yang paling penting adalah menjadi baik dan nyaman.

Jika diet tidak nyaman, ia berisiko makan stres karena gangguan mental.

“Makanan bukan hanya iklim diet dan penurunan berat badan. Makanan harus menjadi gaya hidup yang nyaman. Makanan menjadi nyaman, Key 4, ”katanya setelah bertemu Kamis (28/02/2012) di Jakarta Timur.

1. Menjadi baik

Diet yang nyaman mengkonsumsi makanan yang merusak lidah, yang juga dikenal sebagai lezat.

Dia mengatakan bahwa makan tidak dimaksudkan untuk dimakan dan direbus setiap hari atau tanpa minyak goreng pun.

“Tidak perlu makan nasi merah setiap kali Anda makan. Persepsi rasa sebenarnya subyektif, tetapi disajikan makanan, yang merupakan rasa lidah yang baik. Jika diet tidak nyaman, itu dapat memengaruhi suasana hati. Itu tidak bisa dipaksakan, pasti lambat, ”Muliana menjelaskan.

2. Harus realistis

Muliana mengatakan bahwa kebutuhan harian, gaya hidup, tujuan dan tujuan harus disesuaikan dengan tujuan.

“Siapa yang kamu mau makanan? Anda tidak ingin makanan diarahkan untuk kehilangan 10 kg. Sebenarnya itu bisa jadi, tetapi akan sakit nanti, ”katanya.

3. Flexibel

Menurutnya, jadwal makan tidak perlu sangat ketat. Persyaratan kalori masih dapat dipenuhi dengan jadwal yang lebih sederhana.

Orang yang sering makan berjam -jam harus dipekerjakan dengan harapan menurunkan berat badan, karena mereka tidak makan dengan cepat.

4. Jaga kesehatan Anda

Dokter pascasarjana FKA ini mengatakan ada banyak jenis makanan sekarang.

Namun, persyaratan setiap diet berbeda.

“Anda membutuhkan makanan apa pun, diet harus seimbang, dan mencari tahu persyaratan apa yang akan dimaksimalkan dan berkurang. Diet tidak harus sesuai dengan B. Diet Biki. Makanan harus nyaman bagi mereka yang mengendalikannya untuk waktu yang lama,” katanya.

Risiko makan diet yang canggung adalah kecenderungan untuk mengarahkan stres karena aturan keras mengonsumsi makanan yang berlebihan.

Kemudian ketakutan makan gangguan mental, takut akan makanan.

Mereka mabuk dengan makanan tipis yang sangat tangguh.

Bagi orang yang mengalami gangguan makan, itu harus disertai oleh seorang psikolog untuk memulihkan hidupnya.

“Jangan terjadi karena itu tidak baik untuk kesehatan,” katanya.

Kemudian risiko makanan yang canggung adalah nutrisi atau kekurangan gizi dan sindrom yo-yo.

“Pasien dengan yo-yo adalah serangan jantung 1,5 kali lebih banyak daripada yo-yo-non-yo-yo-yo-yo-yo-yo-yo-yo-yo-yo-yo-yo-yo-yo-yo-” -lachian dokter.

Salah satu yang bisa dilakukan dengan makanan adalah menemukan nasi putih alternatif.

Dalam dilema Ramadhan ini Porang Casawa, dimungkinkan untuk pecah bersama dengan hidangan. Ini memiliki rasa yang lezat dan manfaat kesehatan. Seperti nasi Casawa Combang, serat, serat glukon dan gluten tinggi. Nasi merah berguna dari antioksidan dan vitamin B6, tenang dan selalu sesuai.

Nasi jagung memiliki indikator giquicics rendah, nol gula, dan serat dan nasi manik berguna karena mereka ramah di lambung dan memiliki serat makanan yang larut.

“Ini mungkin alternatif yang praktis dan sehat bagi mereka yang ingin mengikuti diet tanpa mengorbankan rasa dan tekstur,” kata dokter. Muliana

Pt HDN Amar Ramdani telah menambahkan VP Marketing, dan partainya adalah pilihan luas pengisian beras yang lezat dan sehat, memungkinkan semua orang untuk mengikuti makanan lebih nyaman dan sehat.

“Makanan harus nyaman. “Makanan bukan tentang batasan kasar, tetapi ubah contoh makanan sehat untuk menikmati cara yang ringan, nyaman dan menyenangkan,” kata Amarus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *